Home » secangkir kopi » Ujian dan cobaan : sarana mendekat pada Allah

Ujian dan cobaan : sarana mendekat pada Allah

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Join 3,807 other followers

Tamu

  • 20,828 hits

Siapa yang paling dekat dengan kita dan menerima kita apa adanya, bahkan setelah melakukan kesalahan sekalipun maka ia tempat bergantung yang sempurna.

Banyak orang di sekitar kita, datang dan pergi bergantung dari apa yang kita punya, apa yang kita pegang dan apa yang kita pakai, tapi saat kita sedih, kalah dan tak berharta siapa yang tidak pernah meninggalkan kita ?

Banyak orang di sekitar kita datang dan pergi bergantung dari ketenaran kita saat ini, nama besar, jabatan, kedudukan membuat orang berkerumun, tapi saat kita jatuh, sepi dan sendiri siapa yang tidak pernah menolak menolong kita ?

Namun sebaliknya,

Saat kita tenar,kaya dan berkuasa siapa dan apa yang paling kita ingat ?

Sayangnya jawaban dari pertanyaan diatas adalah Tuhan.

Jika Tuhan tak pernah bosan mendengar do’a – do’a kita, bahkan sangat senang dengan hamba – hamba Nya yang meminta

Jika Tuhan senang dengan hamba – hamba yang memuji nama dan mengingat Nya
Maka ujian dan cobaan adalah perlu untuk menegur manusia.Kenapa Tuhan memberikan Ujian dan cobaan, bagi saya begitulah cara Tuhan menunjukkan kasih sayang.

Tabiat manusia adalah lupa ketika mendapat kesenangan

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdoa kepada kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan. QS. Yunus [10] : 12”

Demikianlah Allah menjelaskan firmanNYA, saat berada dalam kelimpahan dan kesenangan dan kita mulai menjauh dari NYA maka bersyukurlah atas teguran Allah dengan ujian dan cobaan, itu adalah bentuk “cinta” Allah pada kelalaian hamba NYA. Maka itu adalah kode dari Allah, agar kita kembali mendekat, memohon dan mengharap pada NYA
Cobaan dan ujian sungguh sebuah kebutuhan bagi kita sebagai makhluk yang mudah lupa, kita butuh hadirnya ujian dan cobaan untuk kembali menempuh jalan yang lurus. Jalan yang sering dilalaikan oleh nikmat dunia.

Dan berlarilah kembali mendekat kepada Allah.. fafiru ilallah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: